Taufiqurrahman

15 POSTS
Mahasiswa doktoral di School of Philosophy, Australian National University dan dosen di Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada.

Artikel

Dilema Diskursif Demokrasi

Demokrasi adalah sistem pengaturan hidup bersama yang menjadikan suara rakyat (demos) sebagai basis pengambilan keputusan. Karenanya, prosedur formal pembuatan keputusan dalam demokrasi sering kali...

Filsuf sebagai Juru Masak: Catatan tentang Metodologi Penelitian Filsafat

Sudah sejak lama saya memiliki kegelisahan terkait metode penelitian filsafat. Apakah penelitian filsafat memiliki metode? Jika iya, apakah metodenya sama dengan penelitian bidang ilmu...

Semiotika dan Ilmu Sosial

Ada gejala yang tidak sehat pada beberapa ilmuwan sosial di Indonesia, yaitu kecenderungan menggunakan analisis semiotik secara tidak proporsional. Gejala tersebut tampak, misalnya, pada...

David Chalmers: “Realitas Virtual itu Realitas Sejati”

Berikut ini adalah terjemahan wawancara Paul Doolan dengan David Chalmers yang terbit di Philosophy Now edisi 148 Februari/Maret 2022. Teks wawancara ini diterjemahkan dan...

Agamben: Wajah dan Kematian

Tampaknya dalam tatanan planet baru yang mulai terbentuk, dua hal, yang tampak tidak berhubungan satu sama lain, dirancang untuk sepenuhnya tersingkirkan: wajah dan kematian....

Biosekuriti dan Politik

Apa yang mencolok dari reaksi terhadap kebijakan aparatus kedaruratan (the apparatuses of exception) yang telah diberlakukan di negara kita (dan tidak hanya di negara...

Menghindari Jebakan Skeptisisme dan Fideisme

Goenawan Mohamad, dalam tanggapannya untuk catatan saya, membuat setidaknya delapan komentar. Oleh karena itu, sebelum menjelaskan perbedaan posisi saya dengan Goenawan dalam masalah sains...

Sains Memang Tidak Sempurna, Tapi Ia adalah Jenis Pengetahuan Terbaik yang Mungkin Kita Punya

Goenawan Mohamad (GM), sang budayawan adiluhung itu, memang seorang peragu—walau mungkin ia jenis peragu yang syahdu. Kali ini ia ragu pada ilmu (science). Ia...

Arundhati Roy: Pandemi adalah Sebuah Pintu Gerbang

Siapa yang saat ini bisa menggunkan istilah “telah mewabah” tanpa sedikit pun merasa ngeri? Siapa yang bisa melihat apa pun—gagang pintu, sebuah kardus, sekeranjang sayur—tanpa membayangkannya dipenuhi oleh...

Esai tentang Tiada

Parmenides, filsuf Yunani kuno yang hidup ribuan tahun lalu, punya slogan filosofis yang menyatakan ‘apa pun yang ada itu ada, dan apa yang tidak ada itu...

Breaking

Evolusi Memetis Agama

Dalam tulisan “Penjangkitan Pikiran dan Konsep yang (Sengaja) Diadakan”,...

Mengadili Kembali Object-Oriented Ontology

Perdebatan tentang Object-Oriented Ontology (OOO) dan flat ontology tidak...

Mungkinkah Masalah Filsafat Terpecahkan?

Perdebatan antara ontologi boros Meinong dan ontologi sederhana Quine...

Sebuah Proposal untuk Kekacauan Ontologi

Perjalanan kita sebelumnya menelusuri gurun Hukmi, oasis buatan Arkhano,...