More

    Produksi pengetahuan hari-hari ini nyaris selalu membutuhkan topangan (pe)modal. Tepat ketika produksi pengetahuan itu menyandarkan diri sepenuhnya pada modal, maka saat itulah juga terjadi produksi kekuasaan—yang pada akhirnya juga akan memproduksi ketidaksetaraan: ada orang yang mampu mengakses pengetahuan, juga ada yang tidak mampu mengaksesnya. Antinomi Institute, sebuah organisasi nonprofit yang membaktikan dirinya untuk pengembangan pengetahuan, ingin memutus ketergantungan produksi pengetahuan pada modal—yang watak primordialnya adalah selalu untuk melipatgandakan dirinya—dan juga ingin memastikan bahwa pengetahuan itu bisa dinikmati oleh semua orang.

    Sejauh ini, Antinomi Institute telah melakukan produksi dan distribusi pengetahuan melalui dua bentuk: situs web dan buku. Semuanya dikerjakan dengan semangat untuk memproduksi pengetahuan, bukan untuk mengakumulasi kapital. Semua konten di situs web kami bisa diakses secara gratis, beberapa buku cetak dijual hanya untuk mengganti biaya produksi, selebihnya dibagikan secara gratis, dan semua buku elektronik (ebook) yang kami buat juga dibagikan secara gratis. Namun, untuk memastikan keberlanjutan itu semua, kami memerlukan keterlibatan Anda sebagai pembaca dan penikmat pengetahuan untuk memberikan bantuan dan dukungan material.

    Sebagaimana moto “Sci-Hub”, kami ada untuk “removing barriers on the way of knowledge”.

     

    Bantu kami melalui:

    BCA: 521-1386-747 (Fajar Nurcahyo)
    HSBC: 623-608643-844 (Fajar Nurcahyo)
    DANA: 081294567235 (Fajar Nurcahyo)
    OVO: 081294567235 (Fajar Nurcahyo)
    LINK: 081294567235 (Fajar Nurcahyo)

    *Tambahkan kode 008 di digit terakhir nominal.

    Recent Posts

    Realisme dan Anti-realisme dalam Pemikiran Martin Heidegger

    Pemikiran Martin Heidegger masih terasa pengaruhnya hingga hari ini. Ketika perkembangan teknologi dan sains semakin maju, manusia terasing di dalam sistem...

    Where Is God in a Coronavirus World?

    This year's coronavirus pandemic has truly shaken the world's citizens both physically and mentally. People are required to self-isolate to prevent...

    Waktu: Jejaring Peristiwa dan Relasinya (Bagian 2)

    Penjelasan bagian pertama sedikit banyak telah “meruntuhkan” konsepsi waktu awam yang biasa kita kenal. Mulai dari keumuman, ketakgayutan, serta kesetangkupan (simetris)...

    Pengakuan Dunia-Kehidupan yang Sakramental: Pembunuhan Tuhan dan Ekonekrofilia

    Edmund Husserl, dalam fenomenologinya, memperkenalkan istilah “dunia-kehidupan”. Ia mempopulerkannya dengan istilah lebenswelt atau lifeworld (leben: hidup dan welt: dunia). Istilah ini...

    Beberapa Catatan Tak Tuntas Tentang Kegilaan

    Konsep kegilaan, atau penyakit mental, mengacu pada deviasi dari pemikiran, penalaran, perasaan, attitude, dan perbuatan normal, yang oleh subjeknya, atau orang...