Violence | Slavoj Žižek [1]
Slavoj Žižek membangun kerangka kerja baru yang menarik untuk melihat kekerasan. Melalui sejarah, filsafat, buku, film, psikoanalisa Lacanian, dan lelucon, Žižek melihat cara-cara kita memersepsi dan menyalahartikan kekerasan. Kemarahan subjektif kita saat melihat terorisme, pemboman, kerusuhan, seringkali mengaburkan apa yang secara objektif atau sistemik nyata dan jelas ada: tatanan sosial dan ekonomi kapitalis. Kekerasan mengambil tiga bentuk—subyektif, obyektif, dan sistemik—dan biasanya satu bentuk kekerasan menumpulkan kemampuan kita untuk melihat bentuk kekerasan yang lain. Žižek membahas kekerasan yang inheren dari globalisasi, kapitalisme, fundamentalisme, dan bahasa, dalam sebuah karya yang tak terlalu tebal ini.
Rp530.006 dari Rp14.277.000
Introduction to Philosophical Methods | Chris Daly [2]
Para filsuf, sebagaimana para ilmuwan, membuat klaim-klaim. Namun, jika para ilmuwan biasanya menjelaskan metodenya sebelum ia sampai pada klaim ilmiah tertentu, para filsuf biasa mengajukan klaimnya begitu saja tanpa menjelaskan apa metode yang ia gunakan sehingga ia sampai pada klaim tersebut. Akan tetapi, itu tidak berarti bahwa filsafat tidak punya metode. Filsafat memiliki metode dan buku ini menjelaskan beberapa metode yang biasa digunakan oleh para filsuf–meski hampir tidak pernah dijelaskan secara eksplisit laiknya laporan hasil temuan penelitian ilmiah. Demikianlah, buku ini penting untuk dibaca oleh siapa saja yang ingin tahu filsafat dan/atau ingin berfilsafat.
Rp225.004 dari Rp13.975.500
Elementary Logic | Willard Van Orman Quine [3]
Salah perangkat penting dalam filsafat adalah logika. Namun, sayangnya, di Indonesia logika tidak pernah menjadi konsumsi publik secara luas. Padahal jika kita mengakui pentingnya literasi, maka kita juga mesti mengakui begitu pentingnya logika sebagai metode berpikir logis dan analitis. Sebab tanpa kemampuan berpikir logis dan analitis, kampanye literasi hanya akan melahirkan pembaca-pembaca dan penulis-penulis yang rapuh akal: rakus membaca tapi mudah terpukau oleh kata-kata; rajin menulis tapi tak mampu menyusun argumen. Oleh karena itu, kami merasa perlu menyediakan literatur pengantar yang bagus untuk logika dalam bahasa Indonesia.
Rp725.009 dari Rp10.089.500
For a Left Populism | Chantal Mouffe [4]
Selalu ada kambing hitam dalam politik. Kambing hitam itu kini menunjuk pada populisme yang dianggap sebagai parasit bagi demokrasi karena menggemakan sentimen rasial, kebencian pada imigran, xenophobia, dan lain-lain. Kutukan terhadap populisme dilancarkan oleh pelbagai kalangan yang sayangnya terjebak pada urusan moral; bahwa populisme itu buruk bagi demokrasi dan kita harus mengecamnya. Setelah itu? Selesai. Kutukan moral tidak menghasilkan apa-apa selain retorika kosong. Chantal Mouffe, melalui buku ini, memberikan perspektif alternatif dalam melihat fenomena populisme dengan keluar dari jebakan moral (moralizing politics).
Rp300.020 dari Rp8.950.500
Previous
Next
Violence | Slavoj Žižek
Slavoj Žižek membangun kerangka kerja baru yang menarik untuk melihat kekerasan. Melalui sejarah, filsafat, buku, film, psikoanalisa Lacanian, dan lelucon, Žižek melihat cara-cara kita memersepsi dan menyalahartikan kekerasan. Kemarahan subjektif kita saat melihat terorisme, pemboman, kerusuhan, seringkali mengaburkan apa yang secara objektif atau sistemik nyata dan jelas ada: tatanan sosial dan ekonomi kapitalis. Kekerasan mengambil tiga bentuk—subyektif, obyektif, dan sistemik—dan biasanya satu bentuk kekerasan menumpulkan kemampuan kita untuk melihat bentuk kekerasan yang lain. Žižek membahas kekerasan yang inheren dari globalisasi, kapitalisme, fundamentalisme, dan bahasa, dalam sebuah karya yang tak terlalu tebal ini.
Rp530.006 dari Rp14.277.000
Introduction to Philosophical Methods | Chris Daly
Para filsuf, sebagaimana para ilmuwan, membuat klaim-klaim. Namun, jika para ilmuwan biasanya menjelaskan metodenya sebelum ia sampai pada klaim ilmiah tertentu, para filsuf biasa mengajukan klaimnya begitu saja tanpa menjelaskan apa metode yang ia gunakan sehingga ia sampai pada klaim tersebut. Akan tetapi, itu tidak berarti bahwa filsafat tidak punya metode. Filsafat memiliki metode dan buku ini menjelaskan beberapa metode yang biasa digunakan oleh para filsuf–meski hampir tidak pernah dijelaskan secara eksplisit laiknya laporan hasil temuan penelitian ilmiah. Demikianlah, buku ini penting untuk dibaca oleh siapa saja yang ingin tahu filsafat dan/atau ingin berfilsafat.
Rp225.004 dari Rp13.975.500
Elementary Logic | Willard Van Orman Quine
Salah perangkat penting dalam filsafat adalah logika. Namun, sayangnya, di Indonesia logika tidak pernah menjadi konsumsi publik secara luas. Padahal jika kita mengakui pentingnya literasi, maka kita juga mesti mengakui begitu pentingnya logika sebagai metode berpikir logis dan analitis. Sebab tanpa kemampuan berpikir logis dan analitis, kampanye literasi hanya akan melahirkan pembaca-pembaca dan penulis-penulis yang rapuh akal: rakus membaca tapi mudah terpukau oleh kata-kata; rajin menulis tapi tak mampu menyusun argumen. Oleh karena itu, kami merasa perlu menyediakan literatur pengantar yang bagus untuk logika dalam bahasa Indonesia.
Rp725.009 dari Rp10.089.500
For a Left Populism | Chantal Mouffe
Selalu ada kambing hitam dalam politik. Kambing hitam itu kini menunjuk pada populisme yang dianggap sebagai parasit bagi demokrasi karena menggemakan sentimen rasial, kebencian pada imigran, xenophobia, dan lain-lain. Kutukan terhadap populisme dilancarkan oleh pelbagai kalangan yang sayangnya terjebak pada urusan moral; bahwa populisme itu buruk bagi demokrasi dan kita harus mengecamnya. Setelah itu? Selesai. Kutukan moral tidak menghasilkan apa-apa selain retorika kosong. Chantal Mouffe, melalui buku ini, memberikan perspektif alternatif dalam melihat fenomena populisme dengan keluar dari jebakan moral (moralizing politics).
Rp300.020 dari Rp8.950.500
Previous
Next

Urundana
Penerjemahan Buku

Mungkin terdengar seperti ide aneh meminta orang asing tak dikenal untuk berinvestasi dalam proyek terjemahan sebuah penerbit. Kelihatannya akan lebih cepat meminta agen untuk memasarkan buku ke pembaca atau ke calo. Mereka juga orang asing. Tapi pasar bikin pusing. Selain itu, begitu produksi dan distribusi pengetahuan diserahkan pada mekanisme pasar, maka ia akan patuh pada hukum pasar: pengetahuan akan menjadi komoditas yang diperjualbelikan untuk akumulasi kapital. Konsekuensinya yang paling nyata: pengetahuan hanya bisa diakses oleh segelintir orang. Melalui proyek ini, kami ingin melibatkan publik dalam proses produksi dan distribusi pengetahuan, sehingga nanti hasilnya bisa dinikmati oleh semua orang.

Kami ingin meloncat ke samping dari model penerbitan tradisional, mulai bereksperimen pada model patungan bareng-bareng untuk menjalankan proyek penerjemahan buku. Melalui metode ini, kamu sebagai publik Antinomi, bisa ikut patungan dan mengusulkan beberapa judul buku kepada kami yang ingin kamu baca dalam bahasa Indonesia, sebagai lingua franca. Uang patunganmu akan kami pergunakan untuk membeli hak terjemahan dan membayar biaya produksi. Hasil dari terjemahan tersebut akan diterbitkan dalam bentuk buku elektronik (pdf) dan bisa diunduh secara gratis oleh siapa saja. Ke depan, kami akan menjalankan proyek ini secara berkala.

Nam et ipsa
scientia potestas est

Francis Bacon (1597)

Rincian Dana

Kami sudah punya empat pilihan judul
untuk mengawali proyek sebagai eksperimen awal:

Violence
-

Slavoj Žižek
Rp 14.277.000 DANA YANG DIBUTUHKAN
  • Hak Terjemah: Rp5 jt (in nego)
  • Penerjemah: Rp5.240.000*
  • Editor: Rp2.358.000*
  • Penyelaras: Rp393.000*
  • Penata Letak: Rp786.000*
  • Desain Sampul: Rp500.000
Judul 1

Introduction to Philosophical Methods

Chris Daly
Rp 13.975.500 DANA YANG DIBUTUHKAN
  • Hak Terjemah: Rp5 jt (in nego)
  • Penerjemah: Rp5.060.000*
  • Editor: Rp2.277.000*
  • Penyelaras: Rp379.500*
  • Penata Letak: Rp759.000*
  • Desain Sampul: Rp500.000
Judul 2

Elementary
Logic

Willard Van Orman Quine
Rp 10.089.500 DANA YANG DIBUTUHKAN
  • Hak Terjemah: Rp5 jt (in nego)
  • Penerjemah: Rp2.740.000*
  • Editor: Rp1.233.000*
  • Penyelaras: Rp205.500*
  • Penata Letak: Rp411.000*
  • Desain Sampul: Rp500.000
Judul 3

For a Left Populism
-

Chantal Mouffe
Rp Rp8.950.500 DANA YANG DIBUTUHKAN
  • Hak Terjemah: Rp5 jt (in nego)
  • Penerjemah:Rp2.060.000*
  • Editor: Rp927.000*
  • Penyelaras: Rp154.500*
  • Penata Letak: Rp309.000*
  • Desain Sampul: Rp500.000
Judul 4

*Standar Tarif Per Halaman​

  • Penerjemah: Rp20.000/hal.
  • Editor: Rp9.000/hal.
  • Penyelaras: Rp1.500/hal.
  • Penatak: Rp3.000/hal.​

Mengingat kelangkaan opsi pendanaan untuk terjemahan, kami percaya, patungan menjadi alat yang berguna bagi penulis, penerjemah dan penerbit independen untuk menjangkau pembaca yang beragam. Jika kamu tertarik dengan proyek patungan ini, kamu bisa langsung berkontribusi lewat saluran di bawah ini:

BCA: 521-1386-747 (Fajar Nurcahyo)*
DANA: 081294567235 (Fajar Nurcahyo)*
OVO: 081294567235 (Fajar Nurcahyo)*

*Tambahkan nomor buku di digit terakhir
(Misal: Rp50.001 - untuk buku Violence)

Narahubung:

Disclaimer:

Jika hingga akhir bulan Desember 2020 hasil donasi untuk satu judul buku tidak sampai 50% dari total dana yang dibutuhkan, maka hasil donasi tersebut akan dialihkan ke judul buku lain yang memperoleh donasi lebih dari 50% dari dana yang dibutuhkan.