Friday, February 3, 2023
Home Agama

Agama

Christian Transhumanism: An Apologetic Endeavour?

One of the reasons why Christianity is almost always one step ahead of other world religions is the socio-historical fact that places Christianity vis...

Konspiritualitas: Tumpang-Tindih antara Era Baru dan Kepercayaan pada Konspirasi

Saya ingin berbicara tentang upaya membuat masuk akal ketika segala sesuatu mulai menjadi kacau. Beberapa minggu terakhir, kita menyaksikan teori konspirasi yang berkembang di tengah...

Mengapa Orang Hindu Harus Mengatakan “Sadgati” dan Bukan “Beristirahat dengan Damai”?

Konsep Hindu tentang hidup dan mati sangat berbeda dari agama-agama Abrahamik yang telah menggunakan ungkapan "Rest in Peace (RIP)." Agama-agama Abrahamik hanya memiliki konsep...

Terakhir tentang Agama dan Sains: Yang Riil Adalah Praktik

Ini adalah tanggapan terakhir saya untuk Hukmi dari serangkaian tulisan mengenai agama, sains, dan korona di situs web Antinomi. Tulisan terakhir...

Saintisme dan Manusia Jerami: Kritik tentang Nalar Ontologis

Kritik Gus Aziz sedari awal keliru dalam dua hal. Pertama, ia membangun konstruksinya sendiri tentang pertentangan antara sains dan agama, yang sebenarnya tidak...

Sains Tak Sama dengan Saintisme: Itu Masalahnya

Tanggapan terhadap tanggapan balik Hukmi yang berjudul Masalahnya di Sini Tulisan pertama Hukmi berisi dua poin utama: (1) pertentangan...

Masalahnya di Sini: Tuhan Hanyalah Konsep yang Suatu Hari Tidak Lagi Relevan

Judul dari tulisan saya sebelumnya adalah Tuhan di Sisa-sisa Wabah, yang artinya, atensi utama dari tulisan tersebut adalah bagaimana hubungan silang-sengkarut...

Agama, Sains, dan Korona: Masalahnya di Mana?

Tulisan Direktur Antinomi Institute Risalatul Hukmi berjudul Tuhan di Sisa-sisa Wabah: Antara Korona, Sains, dan Agama (24/3) sebenarnya tidak perlu nggaya dengan mengutip Gould, Russell,...

Tuhan di Sisa-sisa Wabah: Antara Korona, Sains, dan Agama

Wabah membuktikan sekali lagi bagaimana sains adalah satu-satunya pencapaian manusia yang dapat dipercaya sampai saat ini. Selain meruntuhkan kembali bayangan-bayangan kita tentang sistem ekonomi-politik...

Sejarah Kerasukan: Bagaimana Manusia Memahami dan Menerima Dirinya

Sejarah kerasukan adalah sejarah tentang bagaimana manusia menerjemahkan segala hal yang ada dalam dirinya. Keyakinan bahwa manusia dapat dirasuki oleh roh, iblis, dan...

World Religions in the Age of Transhumanism: A Comparative Study of Islam and Buddhism

The biggest challenge faced by religion in this century is the enhancement of science and technology which are increasingly narrowing the...

In the Name of Crisis: Defending Anthropocentrism as the Most Plausible Environmental Ethics

Almost all ecological discourse is always built in the construction of criticism of modernism that places man at the center. It is...

Most Read

Jerat Itu Bernama Metafisika

Dulu sekali, jauh di masa silam, metafisika punya reputasi mentereng dan terhormat. Namun seiring waktu berlalu, ia dianggap tidak saintifik dan mubazir....

Metafisika dan Filsafat Sains

Mengapa kita bermetafisika? Mengapa mendasarkan diri pada refleksi metafisik untuk mengembangkan teori tentang realitas? Banyak kritik yang berargumen bahwa metafisika kontemporer melakukan...

Ilmu Sosial dan Semiotika (Tanggapan untuk Taufiqurrahman)

Dalam tulisannya yang berjudul Semiotika dan Ilmu Sosial yang dipublikasikan di website Antinomi, 27 September 2022, Taufiqurrahman melakukan kritik terhadap kecenderungan beberapa...

Semiotika dan Ilmu Sosial

Ada gejala yang tidak sehat pada beberapa ilmuwan sosial di Indonesia, yaitu kecenderungan menggunakan analisis semiotik secara tidak proporsional. Gejala tersebut tampak,...